Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengaku optimistis proyek panas bumi di Jabar akan menarik minat investor.
"Ada juga geothermal yang kami tawarkan pada publik dan para peserta. Tapi saya kira geothermal itu tidak harus ditawarkan juga, orang pada ngejar. Saatnya tender dimulai mereka pasti pada ngejar," ujar Heryawan usai membuka West Java International Expo 2011 di Hotel Grand Royal Panghegar, Jalan Merdeka, Selasa (25/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut dia menerangkan untuk level provinsi, kini sudah ada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT). Untuk proses investasi dijamin paling lama hanya delapan hari.
"Jangan sampai satu pintu tapi jendela banyak. Jadi satu pintu tanpa ada jendela lain. Insya Allah kepastian hukum pelayanan publik terus kita lancarkan," katanya.
Saat ini, kata dia, yang menjadi kendala untuk proyek di Jabar adalah soal pembebasan lahan. "Kalau lahan pasti maka investor juga lebih pasti dan segera datang dari dalam maupun luar negeri. Investasi seringkali terhambat oleh lahan," katanya.
(tya/ern)











































