Menurutnya even ini merupakan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendorong laju investasi yang dilakukan secara terpadu dengan perdagangan, pariwisata.
Diharapkan dengan WJIE mengangkat potensi seluruh kawasan di Jawa Barat. Dimana masing-masing Kabupaten/Kota mengajukan sejumlah potensi dan peluangnya kepada para calon investor mancanegara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hadir dalam acara tersebut sejumlah delegasi dari China, Korea, Jepang, Vietnam, Amerika Serikat, Meksiko, Peru, Kuba, Venezuela dan Ekuador.
Sementara itu Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPPMD) Jawa Barat Agus Gustiar menjelaskan hingga semester II tahun 2011 minat investasi baik PMA maupun PMDN di Jawa Barat meningkat Rp 6,6 triliun dibandingkan tahun lalu pada periode sama. Tahun lalu hingga semester II minat investasi sebesar Rp 21,6 triliun.
Demikian pula dengan jumlah proyek, bila tahun 2010 hanya 159 buah, maka pada tahun 2011 menjadi 234 buah. Adapun penyerapan tenaga kerja mencapai 76.972 orang pada tahun 2011 meningkat dari tahun 2010 yang hanya 59.713 orang.
"Mudah-mudahan dengan WJIE dapat lebih memantapkan laju realisasi investasi di Jawa Barat," tuturnya.
(tya/ern)











































