Polisi Tembak Kaki Kanan Atang Lenon

Sopir Angkot Tewas

Polisi Tembak Kaki Kanan Atang Lenon

- detikNews
Selasa, 25 Okt 2011 13:54 WIB
Bandung - Atang Lenon (31), pelaku pembunuhan sopir angkot dilumpuhkan polisi dalam suatu penyergapan di rumahnya di Komplek Cimareme, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (25/10/2011), sekitar pukul 04.30 WIB. Polisi menembak kaki kanan Lenon karena berusaha kabur.

Lima anggota Uniteskrim Polsek Astanaanyar mendapat informasi keberadaan Lenon di tempat tersebut. Bersama seorang paman dan rekan pelaku, polisi bergegas melakukan penangkapan.

"Saat petugas datang, pelaku kaget dan berupaya melarikan diri dari rumah. Tiga kali letusan tembakan peringatan tak digubris. Khawatir kabur, anggota menembak kaki kanan pelaku sebagai upaya melumpuhkan," kata Kapolsek Astanaanyar AKP Agung Reza di Mapolrestabes Bandung, Selasa (25/10/2011).

Reza menuturkan, sebelum penyergapan berlangsung, Lenon diketahui sedang berisirahat di dalam rumah bersama keluarganya. Usai terkapar karena terkena peluru, polisi memboyong pelaku ke RS Kebon Jati guna menjalani pengobatan.

"Pelaku mengakui menusuk korban hingga tewas. Ia melakukannya seorang diri. Setelah menmbunuh, pelaku kabur," ucap Reza.

Lenon dijerat pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian dengan Kekerasan yang ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara. Ciri-ciri pelaku terungkap polisi berkat keterangan sejumlah warga yang melihat. Pelaku memiliki tato bergambar kelinci di pipi kiri di bawah jambang.

Hasil penyelidikan, pelaku mengarah kepada Atang Lenon, warga Gang Babakan Asih, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung. Namun saat dicek, Lenon sudah pindah ke Cimareme Padalarang. Petunjuk makin terang setelah polisi mengantongi informasi dari paman serta rekan dekat pelaku yakni Engkos dan Onik. Keduanya bersama polisi turut mencari Lenon hingga akhirnya tertangkap.

Ahmad Diningrat (35) sopir angkot Abdul Muis-Elang tewas ditusuk setelah mencoba menyelamatkan ponsel milik penumpangnya Vaneza Dwi Amalia (21) yang dirampas oleh pelaku yang juga naik angkutan umum yang dikemudikannya. Ahmad tewas setelah dada kirinya ditusuk oleh pelaku di Jalan Pagarsih, Bandung, Minggu.

(bbn/ern)


Berita Terkait