HLKI Siap Advokasi Keluarga Bayi Nisa

Meninggal Ditelantarkan RS

HLKI Siap Advokasi Keluarga Bayi Nisa

- detikNews
Senin, 24 Okt 2011 12:22 WIB
HLKI Siap Advokasi Keluarga Bayi Nisa
Bandung - Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) siap memberikan advokasi kepada keluarga Nisza Ismail (8 bulan), bayi yang meninggal karena pelayanan RS Mitra Anugrah Lestari (MAL) lamban. Nisa meninggal setelah satu malam dirawat di RS MAL karena mengalami panas tinggi disertai kejang-kejang.

"Tentu kami akan advokasi. Saya yang juga berprofesi sebagai pengacara siap mendampingi konsumen yang merasa dirugikan," ujar Ketua Umum HLKI Firman Turmantara Endipradja saat dihubungi detikbandung via ponsel, Senin (24/10/2011).

HLKI mengaku belum mengetahui kabar tersebut. Namun begitu, kata Firman, pihaknya akan menjemput bola guna menelusuri kebenaran informasi itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya baru dengar kabar itu. Tapi saya akan segera mendatangi rumah orang tua pasien untuk berkomunikasi. " terang Firman.

Konsumen jasa kesehatan yang merasa dirugikan oleh lembaga kesehatan macam rumah sakit, merupakan kewajiban HLKI untuk memberikan advokasi. Dituturkan Firman, langkah HLKI nanti yakni meminta konfirmasi kepada keluarga pasien serta mencari saksi dari ke.

"Setelah itu HLKI bakal kroscek kepada pihak rumah sakit. Bila terbukti ada kelalaian atau pelanggaran penanganan lambat soal kesehatan, maka kami bisa laporkan ke polisi secara pidana, perdata, dan adminsitrasi," tutup Firman.

Saat ini wartawan tengah berada di RS MAL untuk konfirmasi. Namun belum ada pihak dari rumah sakit yang bersedia diwawancara.

Nisza meninggal dunia pada pukul 11.00 WIB, Sabtu (22/10/2011). Saat ditangani di RS Mitra Anugrah Lestari (MAL), Nisa tidak dirawat dengan baik. Nisa alami panas tinggi disertai step. Berkali-kali, Nisa tidak diobati karena keluarga belum bisa membayar resep obat. Bahkan saat pertama datang pada Jumat (21/10/2011), Nisa dibiarkan hingga empat jam di UGD tanpa penindakan.


(bbn/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini