"Reshuffle kabinet tak ada dampak masyarakat Indonesia. Mau ada atau tidak reshuffle itu, sama saja. Ganti orang pun anak kecil bisa. Ini seperti politik dagang sapi," ujar Koordinator BKLDK Rizki Awal saat ditemui disela-sela aksi.
Menurut Rizki saat ini ragam persoalan bangsa begitu menghimpit. Semestinya, kata dia, perubahan resim bukan suatu solusi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ganti rezim dalam pemerintahan SBY-Boediono bukan solusi. Mestinya ganti sistem. Sistem yang pantas itu menerapkan syariah dalam aspek kehidupan," ujarnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, sistem sekuler yang berbentuk kapitalis-demokrasi maupun sosialis-komunis adalah sumber penderitaan rakyat. Hal tersebut, sambung Rizki, sangat membahayakan eksistensi Indonesia.
"Terapkan syariah dan tegakan khilafah," serunya.
Pedemo terdiri dari wanita dan pria membawa sejumlah poster berisi, 'Kesejahteraan Hanya dalam Syariat Islam' dan 'Bangkit Pemuda! Bangkit! Tegakan Syariat Islam dalam Naungan Khilafah'. Aksi yang berlangsung tertib itu mendapat kawalan dari puluhan aparat kepolisian.
(bbn/ern)











































