Persib Ogah Komentari Klub Lain Soal Kisruh PSSI

Persib Ogah Komentari Klub Lain Soal Kisruh PSSI

- detikNews
Senin, 17 Okt 2011 22:59 WIB
Persib Ogah Komentari Klub Lain Soal Kisruh PSSI
Bandung - Persib Bandung ogah mengomentari klub lain peserta Liga Prima Indonesia (LPI) yang terbagi jadi dua kubu. Persib sendiri lebih memilih mengedepankan sikapnya sebagai klub yang netral menyikapi kisruh induk sepakbola tertinggi di tanah air itu.

"Kami tidak mau mengomentari sikap klub lain. Yang jelas Persib berada dalam posisi di tengah-tengah," ujar Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S Taryono.

Hal itu dikemukakan Kuswara saat ditemui wartawan di PN Bandung Jalan RE Martdinata, Senin (17/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan statement itu, praktis Persib melunturkan kabar yang beredar bahwa Persib berada di salah satu pihak. "Sebelum tadi malam, kita belum pernah menyatakan sikap," ucap Kuswara.

Menurutnya, sikap yang diambil Persib sudah merupakan keputusan bersama di internal pejabat teras PT PBB. Sehingga sikap yang diambil klub lain jelas bukan bagian yang harus dipikirkan lebih jauh.

"Namanya sikap (masing-masing klub), mereka juga pasti punya argumen sendiri. Kalau sikap kita seperti ini, itu sudah keputusan kolektif jajaran direksi dan komisaris PT PBB," katanya.

Diakuinya, sebelum mengeluarkan sikap, klub yang terbagi jadi dua kubu sempat bicara dengan salah seorang pejabat di PT PBB. Mereka mengajak Persib untuk gabung ke kubu mereka.

"Komunikasi seperti itu memang ada. Tapi saat itu kita bilang belum menyatakan sikap dan perlu bicara dulu secara internal untuk menentukan sikap," ungkapnya.

Kuswara menambahkan, Persib sendiri akan terus melihat perkembangan selanjutnya atas kisruh yang terjadi. Jika perlu mengambil sikap lebih lanjut, Persib akan menentukannya sesuai keputusan bersama di PT PBB.

"Itu nanti babak kedua. Sambi berjalan, kita akan terus lihat perkembangannya (dari kisruh PSSI) seperti apa," tandasnya.

Persoalan kisruh sendiri ditengarai karena ada dua kubu yang berseberangan paham. Di satu kubu, klub menginginkan kompetisi tetap digelar mulai 15 Oktober dengan PT Liga Prima Sportindo sebagai penyelenggara.

Namun di kubu lainnya, klub menginginkan kompetisi tetap dikelola PT Liga Indonesia yang mengelola Liga Super Indonesia (LSI) musim lalu. Sebab, kompetisi yang sudah dibuka pada 15 Oktober lalu dinilai melanggar statuta PSSI.

Sebab sesuai hasil Kongres PSSI II di Bali 2011, pengelola kompetisi yakni PT Liga Indonesia dengan nama kompetisi LSI. Kubu ini bahkan berencana membuat liga tandingan.

Persib sendiri memilih sikap netral dan akan segera mengirim surat ke PSSI. Isi suratnya berisi permintaan kepada PSSI agar segera menyelesaikan persoalan yang ada dengan bijak dan elegan. Bahkan Persib meminta PSSI tidak melakukan hal kontroversial, misalnya ancaman mencoret klub dari keikutsertaan kompetisi.


(ors/tya)


Berita Terkait