Gunakan Masker, NYL dan Saksi Datangi Polrestabes Bandung

Gitaris Kuburan Dipolisikan

Gunakan Masker, NYL dan Saksi Datangi Polrestabes Bandung

- detikNews
Kamis, 13 Okt 2011 15:48 WIB
Gunakan Masker, NYL dan Saksi Datangi Polrestabes Bandung
Bandung - NYL (21) korban kasus dugaan perkosaan oleh gitaris 'Kuburan', Donny Akbar Raymuzada, menyambangi Mapolrestabes Bandung, Kamis (13/10/2011). Ia datang bersama saksi WF (24) yang masing-masing sambi menggunakan masker.

"Kedatangan kami untuk mengajukan salah satu saksi yang menguatkan dalam kasus ini," jelas paman NYL yakni Dodi Toviano (45) kepada wartawan.

NYL yang juga didampingi sang ibu, Kapti Asih, dan kakak kandung, Alma Dilisano, terlihat sengaja menutup wajah memakai masker. Memaki kacamata gelap serta berbalut busana long dress hitam dan memakai pashmina merah muda, NYL hanya tertunduk kala kamera menyorotnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan WF turut bersikap serupa. Pria bertopi dan kacamata ini menutup rapat wajahnya memaki masker. Jaket berkupluk pun sengaja ia pasang ke kepalanya.

Dodi menjelaskan, rombongan keluarga korban dan salah satu saki itu sengaja datang dari Solo ke Bandung. Mereka tiba sekitar pukul 10.15 WIB.

Sekitar pukul 13.00 WIB, mereka keluar dari ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung.

"Kami memang sedang ada waktu untuk datang ke sini sambil memperlihatkan saksi tambahan. Ini bentuk itikad baik kami. Tadi sudah ketemu penyidik, tapi saksi belum dimintai keterangan. Kami disuruh datang lagi pada 20 Oktober mendatang," jelas Dodi.

WF mengaku bersedia menjadi saksi menguatkan bagi NYL karena ingin persoalan tersebut bisa segera tuntas. Ia pun sengaja memakai masker dengan alasan demi kesalamatan diri.

"Alasannya saya mau jadi saksi karena ingin menyelesaikan masalah ini agar tak bertele-tele," papar WF yang saat itu sebagai penjemput NYL usai kejadian dugaan perkosaan di kost Donny.

WF yang saat itu menjemput NYL, mengaku terkejut saat melihat rekannya berlari keluar dari rumah kost yang ditempati Donny dalam kondisi berlari. "Saya lihat pakaian NYL berantakan. Rambutnya acak-acakan dan terus menangis," kisahnya.

WF diperintah kakak NYL untuk menjemput. WF menjemput pakai sepeda motor dan mengantar hingga ke indekos NYL di daerah Sukaluyu. Selama perjalanan dari kos Donny di kawasan Buahbatu hingga ke Sukaluyu, NYL tak henti mengucurkan air mata.

Keluarga berharap Donny memiliki itikad baik untuk menemui NYL. Sebab hingga kini Donny putus kontak atau tak pernah berkomunikasi dengan keluarga NYL.

Saat wartawan mencoba konfirmasi kepada Donny via ponsel sekitar pukul 14.30 WIB, Kamis (13/10/2011), dua nomor GSM miliknya tidak aktif. Sementara satu nomor CDMA bernada aktif, tapi tidak diangkat.


(bbn/ern)


Berita Terkait