"Tugas saya adalah melindungi kepentingan tim dan pemain yang saya miliki," ungkap Drago kepada wartawan di Stadion Siliwangi, Selasa ( 11/10/2011 ).
"Kalau kita harus main 15 Oktober (lawan Semen Padang) dan 19 Oktober (lawan Persipura Jayapura) tapi tim lain boleh main November, itu membuat saya resah dan marah," cetusnya.
Drago sendiri menginginkan semua tim menjalani laga di waktu yang sama atau berdekatan. Jika tidak, jelas itu akan merugikan Persib.
"Kita sudah siap 100% untuk bermain. Tapi saya ingin semua main di waktu yang sama," katanya.
Jika tetap dipaksakan sesuai jadwal yang direncanakan, ia khawatir timnya tidak bermain maksimal, "Karena itu kita punya alasan kuat untuk menolak jadwal ini (melawan Persipura). Bisa saja nanti pemain timnas cedera atau alam kondisi tidak fit karena harus main dengan jadwal padat," ucap Drago.
(ors/ors)











































