Hal itu diungkapkan Anggoro Putro Wibowo, Duta Batik Jabar 2011 yang juga menjadi panitia acara peringatan Hari Batik Nasional di Jawa Barat.
"Karena besarnya animo masyarakat yang ingin ikut, kami jadi sulit koordinasi. Jadi terpaksa tidak jadi depan pose selama 1 menit jadi kita lakukan," kata Anggoro saat berbincang dengan detikbandung disela acara, di CFD Dago, Jalan Ir Juanda, Minggu (2/10/2011).
Ia menyebut, rencananya freeze flasha mob akan diikuti oleh sekitar 200 orang anak muda yang terdiri dari para duta-duta batik Jabar, putra-putri Batik Nusantara dan lainnya. Namun pada prakteknya, ada sekitar 400 orang dari berbagai komunitas dan organisasi yang ikut serta.
"Tadinya, sebelum masuk ke Galeri Cita Batik, kita akan freeze selama semenit sambil pose. Supaya batik-batik asal Jabar yang kita kenakan ini bisa terlihat lebih jelas dan diperhatikan oleh pengunjung CFD," katanya.
Pantauan detikbandung puncak peringatan Hari Batik Nasional di Jabar dalam rangkaian Kampanye Cinta Batik ini ditandai dengan pelepasan balon yang sebelumnya dibawa oleh para peserta long march. Jalur long march dimulai dari kediaman Wagub hingga ke Galeri Cita Batik Jabar. Ketua Yayasan Batik Jawa Bata yang juga merupakan istri Wagub Jabar, Shendy Yusuf ikut serta dalam long march ini.
Tak hanya para peserta long march saja yang mengenakan, batik, banyak juga pengunjung CFD Dago yang datang dengan mengenakan batik.
(tya/tya)











































