Tak hanya itu kapten tim Indonesia Deradjat Ginandjar Koesmayadi pun merebut gelar pemain terbaik (The Most Valuable Player). Homeless World Cup 2011 digelar pada 21 hingga 28 Agustus lalu.
"Teman-teman media pasti tahu sendiri kalau kami tidak ngotot ngejar target di pertandingan itu. Sudah bisa berangkat saja kami senang. Yang jelas kami memang menampilkan yang terbaik di sana. Ga nyangka, ini semua berkat kerja tim dan dukungan serta doa dari semua," ujar Ginan sapaan akrab Ginandjar kaptem Tim Indonesia, dalam acara Media Gatherin di Rumah Cemara, Jalan Gegerkalong Girang, Kamis (29/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama pertandingan, Ginan pun mengaku seluruh anggota tim bisa bersosialisasi, membawa diri dan membaur dengan peserta lainnya. Ternyata penilaian tim tak hanya dilihat dari performa selama di lapangan.
"Kita juga bersih, enggak dapat kartu pelanggaran sama sekali," ucap Ginan bangga. Wasit yang memimpin pertandingan pun adalah para wasit kelas dunia yang biasa memimpin pertandingan besar.
Setelah pulang dari Homeless World Cup 2011 di Perancis sekitar sebulan lalu, hari ini, Rumah Cemara pun menggelar syukuran atas keberhasilan tim Indonesia tersebut. Seperti diketahui tim Indonesia ini terdiri dari 8 orang, di mana 4 di antaranya adalah ODHA.
(tya/ern)