"Saya butuh stopper," singkat Mamic saat ditemui di Lapangan Tembak Terpadu Gunung Bohong, Kota Cimahi, Senin (19/9/2011).
Menurutnya, kuota satu pemain asing Asia yang belum terisi sebaiknya dimanfaatkan dengan merekrut seorang stopper. Namun, ia menegaskan itu baru sebatas usulan dirinya pribadi.
"Saya berharap dapat stopper (pemain asing Asia). Tapi itu baru wacana, baru sebatas pendapat saya," ucapnya.
Mamic mengatakan, stok pemain bertahan yang ada dirasa akan menyulitkan bagi Persib untuk mengikuti kompetisi musim depan. Sebab ketika salah satu pemain bertahan cedera, praktis tidak ada pemain lain.
"Kompetisi di Indonesia berjalan cuku panjang. Sangat berbahaya kalau kita kurang pemain di lini belakang," jelas pria asal Kroasia itu.
Sementara ketika disinggung soal perburuan pemain bertahan Zulkifli Syukur, Manajer Umuh Muchtar enggan bicara panjang lebar. Ia hanya menyatakan terus melakukan pendekatan dengan salah satu punggawa timnas itu.
"Kita terus dekati dia. Mudah-mudahan dalam waktu dekat semuanya cepat beres," tutur Umuh.
Soal kuota pemain Asia, hingga kini manajemen belum mau membeberkan siapa buruannya. Namun, Umuh menyatakan pemain buruannya kemungkinan berposisi striker.
"Yang asing Asia ini kemungkinan untuk mengisi lini depan," ujar Umuh.
Di posisi stoper, Persib baru punya beberapa nama antara lain Maman Abdurachman, Abanda Herman, serta M Agung Pribadi.
(ors/ern)











































