"Sesuai dengan persyaratan SKTM, kalau memang terpenuhi, anak itu bisa mendapat pengobatan secara gratis," ujar Ahmad kepada detikbandung melalui telepon, Minggu (18/9/2011).
Menurut Ahmad, karena Putri mengidap penyakit paru-paru, maka harus mendapat perawatan dengan peralatan memadai. "Tidak mungkin dirawat di puskesmas. Jadi nanti puskesmas merujuk ke RS Hasan Sadikin," jelas Ahmad.
Putri Rahmadania terlahir dengan kondisi tak lazim. Balita perempuan asal Kabupaten Bandung itu memiliki 24 jari. Putri merupakan anak kedua pasangan suami istri, Agus Hamdani (28) dan Kustini (28).
Ia lahir di RS Hasan Sadikin dalam proses persalinan yang normal. Putri saat ini diduga mengalami gangguan paru-paru. Karena terkendala biaya, orang tua Putri urung membawa ke rumah sakit.
(avi/bbn)











































