Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung Lia Noer Hambali, mengatakan kasus SMAK Dago yang sempat menjadi perhatian publik skala lokal dan nasional ini mesti dituntaskan oleh pihak berwajib. Polrestabes Bandung diharapkan tidak memandang sepele kasus tersebut.
"Hasil penyidikan dan penyelidikan harus dibuka ke publik. Pihak Polrestabes harus terbuka menyampaikan perkembangan kasus rusuh SMAK Dago ini," ujar Lia saat ditemui wartawan di gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Aceh, Rabu (14/92011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dorongan publik saat ini ialah ingin kasus tersebut tuntas hingga ke pengadilan dan benar-benar tersangkanya dijebloskan ke penjara. Polisi tak boleh menyepelekan atau anggap remeh persoalan ini," tegas Lia.
Polrestabes Bandung telah menetapkan empat tersangka dari dua kubu yang terlibat dalam kerusuhan di SMAK Dago. Namun polisi enggan membeberkan indetitasnya. Keempatnya hingga kini belum berhasil ditangkap. Untuk dua tersangka dari Jakarta menghilangkan diri, sementara dua tersangka dari Bandung belum ditahan.
(bbn/ern)










































