"Chip itu berisi data diri pemilik KTP. Isi chip itu menyimpan sidik jari, retina mata, dan paraf scan," ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung Ema Sumarna kepada wartawan di gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Aceh, Rabu (14/9/2011).
Ia menerangkan, chip berbentuk kotak itu wujudnya tidak terlihat dan butuh teknologi khusus untuk membaca data diri pemilik e-KTP. Keberadaan chip ini memudahkan petugas untuk mengecek identitas warga dan bakal mendeteksi secara mudah bila warga itu memiliki KTP ganda atau tidak. Selain itu, bisa mengetahui secara cepat domisili pemilik e-KTP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas bagaimana bagi warga yang tunanetra? "Itu enggak masalah. Sebab kartu ini 'kan tidak mendisriminasikan warga," terangnya.
(bbn/ern)











































