Jembatan tersebut nantinya akan mengambang setinggi tiga meter di atas permukaan tanah.
"Kita nanti mau bikin jembatan untuk masuk ke Baksil. Jadi pengunjung Baksil bisa masuk hutan kota seperti berjalan dari atas dahan pohon," ujar Regi, Manager Program Bandung Inisiatip kepada detikbandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari situ nanti pengunjung bisa masuk ke hutan kota. Karena yang dimaksud hutan kota itu bukan yang seperti hutan, tapi bagaimana dia (hutan) memunyai desai supaya orang tertarik untuk datang," terang Regi.
Boardpath tersebut terbuat dari bambu yang disangga oleh beton semen. "Boardpath itu terbuat dari bambu, memag ada betonnya juga. Tapi tidak ada pengerasan, ngegantung saja," kata Regi.
Lebih lanjut Regi mengatakan, ide awal pembuatan boardpath itu adalah dari pemenang lomba desain Babakan Siliwangi tingkat nasional. Pemenangnya adalah orang Bandung dan Yogyakarta. "Mereka idenya bagus, jadi dikolaborasikan," kata Regi.
Selain akan dibangun boardpath, di Baksil juga akan disiapkan shuttle bike di beberapa titik. Di sekitar Baksil juga nantinya akan dipasang cermin-cermin yang berfungsi sebagai penerangan, dan memberikan kesan luas.
"Sealain itu aja juga public interior, lampu yang menggunakan panas matahari untuk penerangan, juga kursi-kursi," tutup Regi.
(avi/avi)











































