"Adik saya yang juga sopir pernah kecelakaan di Cipularang tahun 2006, untung engga sampai meninggal. Lalu kita ziarah ke makam itu," ungkap Jani.
Jani menuturkan di puncak bukit tersebut terdapat banyak makam, namun ada satu makam yang banyak diziarahi warga. "Saya juga tidak tahu siapa namanya, tapi dia itu katanya orang hebat jaman dulu," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penumpang juga pada kaget. Tapi saya diamkan sambil berdoa. Enggak berapa lama, saputangan itu terbang lagi," katanya.
Ia mengatakan, jika ia memakai wiper untuk menghalau saputangan ia takut malah terjadi kecelakaan.
Hal yang sama diungkapkan Eman Sulaeman (42), ia mengatakan keberadaan kuburan di Tol Cipularang membuat jalan jadi terasa angker. "Cipularang termasuk angker dan menganduk mistik. Jalannya sih enak kok. Tapi truk sayur dan kontainer banyak yang sering kebalik. Seminggu bisa 2 kali nemu kecelakaan,"katanya.
Namun tak semua sopir yang biasa melintas di Cipularang mengaku pernah mengalami kejadian aneh. Seperti Deni (40). "Alhamdulillah saya tidak pernah mengalami hal-hal aneh selama ini. Yang penting konsentrasi," ujar Deni yang mengaku telah 15 tahun menjadi sopir.
Apalagi bolak-balik Bandung-Jakarta telah biasa ditempuh setiap hari. "Medan jalan tidak ada kendala. Lancar-lancar saja," tuturnya.
(tya/ern)