Hal tersebut disampaikan Kapolda Jabar Irjen Pol Putut Eko Bayuseno saat ditemui wartawan usai menghadiri halal bihalal lebaran 2011 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (6/9/2011).
"Langkah yang perlu dilakukan untuk mengatasi kemacetan dan kepadatan kendaraan di jalur Mutiara hingga Jomin saat mudik tahun depan yaitu dibangun jembatan layang," ujar Putut.
Menurut Putut, usulan tersebut muncul setelah pihaknya melakukan evaluasi hasil arus mudik dan balik lebaran 2011 di wilayah Jabar. Infrastruktur di jalur Mutiara hingga Jomin, sambung dia, menjadi salah satu titik jalur yang perlu diantisipasi.
"Nanti kita melakukan analisa bersama dengan Gubernur Jabar. Setelah itu Gubernur akan membuat proposal pembangunan jalan layang yang disampaikan kepada pemerintah pusat," terang Putut.
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan sepakat perlu dibangunnya jembatan layang di kawasan Mutiara hingga Jomin.
"Jomin itu daerah titik krusial kemacetan. Penyelesainnya harus dibangun jalan layang. Sebelum dibikin proposal bersama yang nantinya disampaikan ke pusat, saya akan tugaskan instansi terkait yakni Bina Marga untuk melakukan kajian," ucap Heryawan saat ditemui di lokasi yang sama.
Kepala Dinas Bina Marga Jabar M Guntoro menyatakan rencananya jembatan layang Mutiara-Jomin ini dibangun sepanjang 800 meter.
(bbn/ern)











































