"Ini butuh perhatian dari pihak pembuat dan pengelola jalan tol," pinta Ipun ditemui usai tahlilan di kediaman orangtua Virginia, Minggu (4/9/2011).
Menurutnya, kontur tanah di Tol Purbaleunyi terutama KM 97 sangat membahayakan. Buktinya, angin kencang di sana mengakibatkan mobil yang ditumpangi ia dan keluarganya terguling.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, sambung Ipul, jalan itu banyak digunakan pengemudi. "Jangan dibiarkan seperti itu terus. Jangan hanya pikirkan uang, tapi pikirkan juga keselamatan manusia, harus dijaga," tegasnya.
Ipul menyatakan saat mengendarai mobil, ia sudah berhati-hati."Waktu itu saya dalam keadaan sehat, enggak ngantuk juga. Saya sudah bawa mobil hati-hati," katanya.
Ia mengaku tak perlu menyalahkan siapapun, apalagi dirinya. "Saya enggak mungkin salahin diri sendiri karena sudah benar posisinya," belanya.
Ipul sendiri keukeuh menyatakan kecelakaan di Tol Purbaleunyi itu karena angin kencang. "Yang saya persoalkan ya masalah angin itu," ujarnya.
Ia mengaku sudah sering melewati jalan yang jadi lokasi kecelakaan itu. Namun kemarin, ia merasa angin kencang membuat mobilnya tak bisa dikendalikan.
"Biasanya saya lewat situ enggak apa-apa. Tapi kemarin seperti ada angin topan tekanannya, kencang banget," jelasnya.
(ors/ern)










































