Saipul Jamil: Pengelola Tol Bisa Belajar dari Kecelakaan Kami

Saipul Jamil: Pengelola Tol Bisa Belajar dari Kecelakaan Kami

- detikNews
Minggu, 04 Sep 2011 22:54 WIB
Saipul Jamil: Pengelola Tol Bisa Belajar dari Kecelakaan Kami
Bandung - Pedangdut Saipul Jamil berharap pengelola jalan tol bisa mengambil langkah pencegahan agar kecelakaan maut yang menewaskan istrinya Virginia Anggraeni tak terulang lagi. Menurutnya kontur tanah di lokasi kejadian sangat membahayakan.

"Ini butuh perhatian dari pihak pembuat dan pengelola jalan tol," pinta Ipun ditemui usai tahlilan di kediaman orangtua Virginia, Minggu (4/9/2011).

Menurutnya, kontur tanah di Tol Purbaleunyi terutama KM 97 sangat membahayakan. Buktinya, angin kencang di sana mengakibatkan mobil yang ditumpangi ia dan keluarganya terguling.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau terus dibiarkan, mungkin kecelakaan serupa akan terjadi lagi yang berikutnya. Ini mesti benar-benar ditindaklanjuti," ungkap pria yang akrab disapa Ipul itu.

Apalagi, sambung Ipul, jalan itu banyak digunakan pengemudi. "Jangan dibiarkan seperti itu terus. Jangan hanya pikirkan uang, tapi pikirkan juga keselamatan manusia, harus dijaga," tegasnya.

Ipul menyatakan saat mengendarai mobil, ia sudah berhati-hati."Waktu itu saya dalam keadaan sehat, enggak ngantuk juga. Saya sudah bawa mobil hati-hati," katanya.

Ia mengaku tak perlu menyalahkan siapapun, apalagi dirinya. "Saya enggak mungkin salahin diri sendiri karena sudah benar posisinya," belanya.

Ipul sendiri keukeuh menyatakan kecelakaan di Tol Purbaleunyi itu karena angin kencang. "Yang saya persoalkan ya masalah angin itu," ujarnya.

Ia mengaku sudah sering melewati jalan yang jadi lokasi kecelakaan itu. Namun kemarin, ia merasa angin kencang membuat mobilnya tak bisa dikendalikan.

"Biasanya saya lewat situ enggak apa-apa. Tapi kemarin seperti ada angin topan tekanannya, kencang banget," jelasnya.

(ors/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini