"Dia terbukti membawa empat gram sabu yang disimpan di dalam dompetnya," ucap salah seorang sumber dari kepolisian yang enggan disebutkan namanya, Rabu (24/8/2011).
Waktu itu, tersangka A berangkat dari Malaysia dan tiba malam hari di Bandara Husein Satranagera dengan menumpang pesawat Air Asia. Sumber itu mengatakan, A tiba di bandara ditemani seorang wanita. Diketahui, A yang baru tiba dan hendak keluar bandara rupanya mengundang petugas keamanan internal. Pasalnya, gerak-gerik WNA asal Malaysia itu dianggap mencurigakan. Kecurigaan petugas keamanan ternyata tidak meleset. A pun diketahui membawa sabu setelah petugas menggeledahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kasus tersebut tidak jelas kelanjutannya. Bahkan beredar kabar tersangka A dilepas pihak Polsek Cicendo setelah berhasil menjejali duit sebesar Rp 1 miliara di kantong parap perwira polisi itu. Kasus ini akhirnya tercium Polda Jabar. Selanjutnya Ditkrimum Polda Jabar menjebloskan dua perwira polisi yang bertugas di Polsek Cicendo.
Kapolsek Cicendo Kompol Brusel Duta Samodra dan Kanitreskrim Polsek Cicendo AKP Suherman dijebloskan ke ruang tahanan Mapolda Jabar terkait dugaan melepaskan tersangka setelah menerima suap Rp 1 miliar.Kasus ini sedang ditangani Polda Jabar.
(bbn/ern)










































