Pemilik JnC, Dedy Hidayat mengungkapkan, dirinya sengaja menyimpan satu toples terakhir dari Jenkies khusus untuk menteri."Ini inovasi terbaru kami. Sengaja cuma dibikin 3.000 toples biar bikin penasaran. Sekarang sudah banyak yang nyari tapi sudah habis. Ini yang terakhir sengaja kami sisakan untuk bu mentri," ujar Dedi.
Mari yang memang tak menjalankan ibadah puasa pun mencicipi kue tersebut. Ia pun tak mengomentari ada bau atau rasa jengkol yang menyengat.
"Oh, ini kue jengkol. Ada-ada saja ya," kata Mari.
Dedi menjelaskan, Jenkies merupakan terobosan terbaru dari JnC yang berharap kue bisa jadi lauk untuk teman makan nasi.
"Inginnya kue bisa jadi makanan sehari-hari. Bukan hanya untuk hari raya saja. Jadi kalau mau makan jengkol tidak perlu bawa jengkol, tapi cukup dengan Jenkies," selorohnya.
Komposisi dalam adonan kue Jenkies ini disebutkan Dedi sekitar 30 persen, sementara bahan lainnya sama dengan kue lainnya yaitu terigu, keju, mentega.
Ia menuturkan, dalam setahun, JnC biasanya mengeluarkan 5 hingga 10 varian kue baru.
Rencananya pada Natal mendatang akan dikeluarkan produk baru yaitu Cookies Pete.
(tya/ern)










































