"Vitamin ini agar menjaga sopir tetap prima selama perjalanan. Ada seratusan vitamin yang kami berikan," ujar Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Sambodo Purnomo.
Sambodo mengatakan hal tersebut saat ditemui disela kegiatam pemeriksaan kesehatan dan tes urine khusus sopir angkutan umum di Terminal Cicaheum, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Rabu (24/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, dokter memberikan vitamin secara gratis. "Vitamin itu seperti suplemen," kata Sambodo.
Ia menambahkan, bila diketahui adanya sopir yang tidak sehat serta terdeteksi mengonsumsi zat terlarang mengandung psikotropika dan narkotik, maka sopir dilarang membawa kendaraan. Selanjutnya, sambung Sambodo, pengusaha bus bakal dipanggil untuk mengganti sopir.
"Kegiatan ini dilakukan untuk meminimalisir angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan angkutan umum saat arus mudik lebaran tahun ini," terang Sambodo.
Asep Permana (36), sopir bus 'Sahabat' jurusan Bandung-Cirebon, menanggapi positif kegiatan ini.
"Kegiatan ini bagus. Selagi musim mudik ini, saya enggak mau ngambil risiko. Ya, harus sehat saat mengemudikan sambil membawa penumpang yang mau mudik," papar Asep.
(bbn/ern)











































