Tiga penghuni rumah menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Mereka yakni pasangan suami istri, Ajang (47) dan Ida (45), serta salah satu anaknya, Shifa (5). Selama ini rumah itu ditinggali empat orang.
"Firman untung enggak ada di rumah. Kalau ada, enggak tahu nasibnya bagaimana. Lihat saja di lantai dua itu hancur," kata Ketua RT 3, Deden Suherlan (45), saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (23/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Firman saat kejadian lagi nonton MU lawan Tottenham Hotspurs di rumah temannya yang masih bertetangga," kata Deden.
Ia menceritakan Ajang berlumuran darah di bagian wajah sempat panik mencari anaknya tersebut. Ajang khawatir anaknya terluka dan terjebak reruntuhan bangunan di lantai dua.
Namun rasa cemas Ajang tak terbukti karena Firman tidak berada di kamar. "Ajang yang sudah mau dibawa ke rumah sakit, tapi di depan jalan malah balik lagi ke rumahnya untuk mencari Firman," kisah Deden.
(bbn/ern)











































