Hal itu diungkapkan Budiman Saleh, Direktur Aircraft Integration yang juga Direktur Keuangan PT DI dalam sambutannya saat upacara Peringatan HUT PT DI ke 35 di halaman kantor, Jalan Pajajaran, Selasa (23/8/2011).
"Peringatan HUT PT DI ke 35 ini berlangsung di tengah kondisi perusahaan yang sedang sangat prihatin. Dalam perjalanan PT DI selama 35 tahun ini, yang kita rasakan sungguh berat adalah dalam 2 tahun terakhir ini. Utang-utang masa lalu yang terus membebani dan juga pendapatan yang masih di bawah Rp 1 triliun membuat neraca keuangan semakin parah. Dampaknya sudah kita rasakan bersama, yakni dalam beberapa bulan karyawan baru menerima sebagian dari gajinya," ujar Budiman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, diharapkan kewajiban perusahaan lainnya juga bisa diselesaikan secepatnya. Semua persoalan akan diselesaikan karena semua bekerja berdampingan sesuai fungsi dan tugas masing-masing.
"Kami atas nama manajemen mengucapkan terimakasih pada karyawan atas kesabarannya selama ini," tutur Budiman.
Ia pun mengaku bersyukur, saat PT DI mengalami kesulitan seperti saat ini semua pemangku kepentingan memberikan dukungan untuk membantu PT DI, mulai dari legislatif, eksekutif, media massa dan masyarakat luas.
"Hingga saat ini kita masih bisa beroperasi sekalipun dalam kondisi yang masih memprihatinkan," katanya.
Upacara peringatan HUT PT DI ke 35 ini diikuti oleh sekitar ribuan karyawan. Total karyawan PT DI sendiri berjumlah 4.300 karyawan di mana 1.300 di antaranya adalah karyawan kontrak.
(tya/ern)











































