"Insya Allah aman, secara teknis kita jamin," kata Ayi. Namun di luar itu Ayi mengaku tetap ada kemungkinan alias takdir. Tapi dari sisi teknis, khususnya kesiapan bus, ia menyatakan keamanannya.
Untuk memastikan keamanan bus, Dishub Kota Bandung melakukan pengecekan atau uji kelaikan. "Ini salah satu upaya, agar jangan sampai bus tidak laik boleh beroperasi," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain bus, para sopir bus juga bakal dites. Sebelum berangkat, petugas di posko kesehatan bakal mengecek sang sopir untuk mengantisipasi sopir dalam keadaan sakit, mabuk, atau tidak.
"Kecelakaan itu 80 persen karena human error. Kita antisipasi itu," jelasnya.
Sementara itu, rencananya pada 24-25 Agustus nanti Kemenkes dan Kemenhub bakal mengecek para sopir bus, misalnya dengan melakukan tes urine.
(ors/ern)










































