Polisi Janji tak Kasih Ampun Pembalap Liar

Polisi Janji tak Kasih Ampun Pembalap Liar

- detikNews
Minggu, 21 Agu 2011 13:49 WIB
Polisi Janji tak Kasih Ampun Pembalap Liar
Bandung - Polisi berjanji tak memberi ampun terhadap pengendara sepeda motor yang melakukan aksi balapan liar di sejumlah titik di Kota Bandung. Tindakan tegas bakal dilakukan polisi.

"Penindakan itu seperti pembubaran balapan liar, memeriksa kendaraan, tindakan tilang, serta memberikan imbauan. Tapi bila ditemukan adanya unsur pidana, seperti motor yang digunakan ternyata hasil curanmor, tentu kami proses sesuai ketentuan hukum berlaku. Intinya tidak ada ampun," kata Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami.

Endang menyampaikan hal tersebut saat dihubungi wartawan via ponsel, Minggu (21/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data yang dimiliki Polrestabes Bandung, kata Endang, aktivitas adu balap liar sepeda motor itu berlokasi di jembatan layang Pasupati, seputaran Monumen Perjuangan Jawa Barat, dan Jalan IR H Djuanda (Dago), di Taman Flexi. Pada puasa ini, kegiatan adu balap liar hampir setiap hari dilakukan mulai tengah malam hingga sahur.

"Balapan liar yang dilakukan tersebut sangat mengganggu kenyamanan dan ketertiban. Selain itu, dapat membahayakan juga orang lain, dan pelaku balapan liar itu sendiri," terang Endang.

Sabtu (20/8/2011) dini hari, polisi membubarkan balapan liar klub vespa di Simpang Dago. Saat itu puluhan mobil polisi langsung berjajar di tengah jalan memblokir dari atas (Jalan Dago) serta pertigaan Jalan Dago dan Jalan Tubagus Ismail. Tak hanya di Simpang Dago, Polrestabes Bandung juga menertibkan balapan liar yang dilakukan di tiga tempat lain, yakni fly over Pasupati, Jalan Diponegoro, dan sekitar Monumen Perjuangan Rakyat (Monju) Jabar.

(bbn/avi)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini