Dishub Jabar Sulap 9 Jembatan Timbang Jadi Rest Area

Dishub Jabar Sulap 9 Jembatan Timbang Jadi Rest Area

- detikNews
Minggu, 21 Agu 2011 12:58 WIB
Bandung - Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar bakal menyulap sembilan rest area di jalur mudik lebaran 2011. Lokasi tempat istirahat bagi pemudik berkendara tersebut tersebar di beberapa wilayah.

Kepala Dishub Jabar Dicky Saromi mengatakan lokasi rest area itu nantinya berada di delapan titik jembatan timbang. "Sama seperti tahun lalu, untuk arus mudik tahun ini kami siapkan tempat rest area. Ini nanti bisa dimanfaatkan pemudik sebagai lokasi istirahat," kata Dicky saat dihubungi wartawan, Minggu (21/8/2011).

Lokasi yang disiapkan sebagai rest area yakni di Gentong (Kabupaten Tasikmalaya), Sindang Rasa (Kabupaten Ciamis), Weru Duwur Cirebon, Tomo (Kabupaten Sumedang), Losarang (Kabupaten Indramayu), Bojong (Kabupaten Cianjur), Kemang (Kabupaten Bogor), Balonggandu (Kabupaten Karawang), dan Cibaragalan (Kabupaten Purwakarta).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dicky, pada masa angkutan lebaran 2011 ini jembatan timbang dialihfungsikan menjadi tempat istirahat bagi pemudik. Sementara waktu jembatan timbang tidak dioperasikan seperti biasanya.

Rest area tersebut mulai beroperasi pada 23 Agustus 2011 atau H-7 hingga 7 September 2011 atau H+7.

"Kesiapan rest area ini agar pemudik bisa istirahat secara nyaman selama menempuh perjalanan. Sebenarnya efektifitas berkendara jarak jauh idealnya selama empat jam. Setelah itu, harus istirahat selama 30 menit sebelum melanjutkan perjalanan lagi," terang Dicky.

Ia menambahkan, penyediaan tempat istirahat di jalur mudik diharapkan mampu menekan atau meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas. Sebab faktor kelelahan pengemudi bisa menjadi penyebab kecelakaan.

"Menyempatkan waktu istirahat, terutama bagi pengemudi kendaraan roda dua dan empat, sangat penting. Ini demi keselamatan saat nanti melanjutkan perjalanan. Dengan istirahat, stamina dan konsentarsi bisa kembali terjaga," tutup Dicky.



(bbn/avi)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini