Waspada! Jalur Kereta Daop II Bandung Rawan Longsor

Waspada! Jalur Kereta Daop II Bandung Rawan Longsor

- detikNews
Minggu, 21 Agu 2011 11:23 WIB
Waspada! Jalur Kereta Daop II Bandung Rawan Longsor
Bandung - PT Kereta Api (KA) Daop II Bandung mendata sejumlah titik rawan longsor yang berada di perlintasan kereta. Antisipasi yang dilakukan pihaknya dalam arus mudik lebaran 2011 ini yaitu menempatkan petugas patroli serta menyiapkan kendaraan alat berat.

Kepala Humas Daop II Bandung Bambang S Prayitno menyatakan lokasi rawan longsor ini tercatat di wilayah jalur barat yakni Purwakarta-Padalarang dan jalur timur yakni Nagreg Warungbandrek.

"Dua jalur tersebut berkontur pegunungan yang memang rawan terjadi pergerakan tanah," jelas Bambang saat dihubungi wartawan, Minggu (21/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Bambang, di jalur barat khususnya Purwakarta-Stasiun Sukatani terdapat 5 titik yang rawan longsor. Sementara di jalur timur ada 8 titik rawan longsor, masing-masing 6 titik di wilayah Nagreg-Lebakjero, dan dua titik di wilayah Bumiwaluya-Warungbandrek.

"Antisipasi agar mudik tetap lacar, maka kami akan menempatkan beberapa personel. Mereka ada yang berada di jalur lintasan kereta api, terowongan, jembatan panjang, dan dilibatkan juga juru periksa jalan. Pengamanan dilakukan secara ekstar," papar Bambang.

Ia menambahkan, rencana operasi pengamanan arus mudik lebaran 2011 turut bekerjasama dengan personel TNI-Polri. PT KA Daop II Bandung, kata Bambang, mengerahkan 500 personel keamanan gabungan.

"Ada 324 personel dari unsur TNI dan Polri. Ditambah keamanan intern," katanya.

Di wilayah Daop II Bandung, total stasiun kereta jumlahnya 15, mulai dari Purwakarta hingga Banjar. Fokus keamanan dititikberatkan di stasiun keberangkatan seperti Stasiun Bandung dan Kiaracondong. Fokus kerja para personel gabungan itu mulai H-7 lebaran.


(bbn/avi)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini