"Total ada 32 pohon, itu pun pohonnya cuma 20. Kebanyakan pohon yang ada juga sudah sakit," kata Iming. Hal itu dikemukakan Iming kepada wartawan saat ditemui di Masjid Al Ukhuwah, Jalan Wastukencana, Kamis (18/8/2011).
Pohon-pohon itu sengaja ditebang karena akarnya mengganggu drainase dan menyumbat saluran air yang ada. "Itu disinyalir akarnya menghalangi drainase," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Total anggaran khusus untuk Cibaduyut itu Rp 2,6 miliar," tandasnya.
Disinggung kurangnya sosialisasi rencana penebangan pohon, Iming mengakuinya. "Tapi nanti kita akan sosialisasi lagi kalau ada rencana seperti itu lewat camat, lurah, RT hingga RW," tutur Iming.
(ors/ern)










































