Spesialis Curanmor di Tempat Kos Ditembak Polisi

Spesialis Curanmor di Tempat Kos Ditembak Polisi

- detikNews
Sabtu, 13 Agu 2011 16:00 WIB
Spesialis Curanmor di Tempat Kos Ditembak Polisi
Bandung - Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), SH (23), tersungkur setelah kaki bagian kanan dihujam peluru anggota Satreskrim Polrestabes Bandung. Pria tersebut terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha kabur kala polisi hendak menciduknya di salah satu wilayah di Kota Bandung.

Polisi juga berhasil meringkus pelaku lainnya, DL (26). Sementara dua pelaku yang masih berkomplot yakni EY (22) dan IR (24), ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

"Tugas saya sebagai joki. Kalau tiga lainnya berperan jadi pemetik," ujar SH di Mapolrestabes Bandung, Sabtu (13/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiap beraksi kawanan yang semuanya warga Desa Negara Batin, RT 3 RW 5, Kecamatan Jabung Lampung Timur, ini membakali diri dengan kunci astag atau letter T. Sasaran mereka yakni sepeda motor yang terparkir di rumah, tempat kos atau pertokoan.

"Satu motor itu kita curi dalam waktu sekitar 5 menit. Lalu motor disimpan di kostan saya di kawasan Cipedes," ucapnya.

Setelah dirasakan aman, sepeda motor curian segera dibawa ke Karawang atau sejumlah daerah lainnya di Jabar. Satu unit motor dijual Rp 1,5 juta.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Tubagus Ade Hidayat mengatakan komplotan tersebut memang menjadi incaran polisi. "Mereka mengincar motor yang berada di tempat tempat kos di sejumlah kawasan di Bandung," terang Tubagus.

Kedua tersangka yang tertangkap itu diganjar Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Barang bukti yang disita polisi berupa 1 buah kunci astag, dan 5 unit sepeda motor hasil kejahatan pelaku.

"Keempat pelaku saat itu ada. Yang kabur EY dan IR, sementara DL tertangkap. Kalau SH terpaksa kami tembak karena berusaha melarikan diri dan hendak melawan petugas," tutup Tubagus.


(bbn/tya)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini