Hal itu terjadi dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran di Kantor Dinas Kebakaran Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Rabu (10/8/2011).
Di tengah sosialisasi, tiba-tiba Wawan, petugas Diskar, melakukan simulasi bagaimana mematikan api dengan cara sederhana. Ia menyulut selang yang dihubungkan dengan tabung gas 3 kilogram dengan korek api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prinsipnya gas itu dingin. Jadi tidak panas. Jangan panik kalau terjadi kebakaran," kata Wawan.
Ayi Vivananda kemudian didaulat tampil di depan para camat se-Kota Bandung itu dan diminta melakukan hal yang sama. Tamu undangan pun langsung tertawa dan bertepuk tangan.
Ayi maju ke hadapan hadirin, sementara Wawan kembali menyulut selang tabung gas. Setelah mengeluarkan api, Ayi diminta mematikannya dengan tangan.
Dengan tenang, Ayi memegang selang menggunakan tangan kanan dan menutup saluran yang mengeluarkan api dengan jempolnya. Penonton langsung menyambutnya dengan tepuk tangan.
Tak cukup sekali, tamu undangan kembali meminta Ayi melakukan hal serupa. Tanpa ragu-ragu, Ayi kembali melakukan aksinya. Setelah selesai, Ayi kembali ke tempat duduknya semula sambil tersenyum.
Disinggung apa yang dirasakannya, Ayi menjawab singkat. "Enggak panas. Dingin kok," kata Ayi.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sosialisasi dari PLN dan Pertamina.
(ors/ern)










































