Guna mengungkapkan rasa bangga itu, Ginan berencana berjalan kaki dari Bandung ke Jakarta. Pemuda yang merupakan orang dengan HIV AIDS (Odha) ini bakal melakukannya pada Sabtu (6/8/2011), sekitar pukul 06.00 WIB.
"Ini merupakan kebanggan tersendiri. Yang tadi sekadar hobi, sekarang bisa main sepak bola menhadapi negara lain. Ya, seperti mimpi," kata Ginan saat ditemui di Rumah Cemara, Jalan Geger Kalong Girang, Kota Bandung, Jumat (5/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadinya malah mau pake sepeda. Tapi bakal ribet nantinya. Makannya milih jalan kaki saja," ucap pria yang positif HIV AIDS pada 2000 lalu.
Pendiri Rumah Cemara ini sudah sering menyambangi atau berpergian ke luar negeri untuk kegiatan menyangkut HIV AIDS. Namun pergi ke Paris untuk bermain bola di kejuaraan tersebut dirasakan berbeda di hati.
"Ini kesempatan sekali seumur hidup dalam kancah internasional. Senang sekaligus bangga bisa mewakili Indonesia," terang Ginan yang pada 2002 baru berani menyampaikan kepada publik kalau dirinya Odha.
Menurut rencana, pemuda bertato ini berjalan kaki seorang diri melalui rute Bandung-Cianjur-Puncak-Bogor-Jakarta. Start dimulai dari perbatasan antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.
"Perisiapannya istirahat yang cukup. Sekarang tinggal tunggu pelaksanaan," ucap Ginan.
Tim Indonesia ikut kejuaraan sepak bola Homeless World Cup 2011 di Paris pada 21-28 Agustus nanti. Ada 70 tim dari berbagai negara siap berlaga dalam ajang sepak bola yang para pemainnya dari kaum marginal. Formatnya street soccer dengan durasi waktu 2x7 menit. Masing-masing tim terdiri dari empat pemain termasuk kiper.
Tim Indonesia yang terdiri dari delapan pemain ini bakal bertolak ke Paris pada 18 Agustus mendatang. Dari jumlah pemain tersebut, empat di antaranya merupakan Odha.
(bbn/tya)