Hal itu terjadi saat Mochtar Mohamad yang merupakan Walikota Bekasi Nonaktif mendatangi Eep yang sedang menunggu sidang di halaman Pengadilan Tipikor. Saat itu Eep sedang asik bercerita tentang lagu ciptaannya yang berjudul 'Ampun Pamarentah'.
"Nah, ini guru saya ini," ujar Eep menyambut Mochtar sambil menyalaminya dan kemudian mereka pun berpelukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat Mochtar berjalan membelakangi Eep, Eep pun merangkul lalu seolah minta digendong. Aksi ini tentu saja menarik bidikan lensa wartawan yang sedari tadi berada di sana.
Tak hanya itu, Eep pun kemudian menantang Mochtar adu panco. "Ayo Pak kita adu panco, yang menang nanti bebas," kata Eep bergurau sambil tertawa. Tangan Eep langsung membuat posisi panco di depan kap mobil.
Namun Mochtar terlihat enggan meladeni Eep tersebut meski ia ikut tertawa. "Ayolah, buat sensasi aja ini mah," katanya memaksa.
Kemudian keduanya pun panco, ternyata Mochtar berhasil mengalahkan Eep dengan mudah. Setelah itu Mochtar pun beranjak karena akan mengikuti sidang.
Sementara Eep masih menunggu sidang, di dalam area pengadilan terdapat lapangan bulu tangkis yang sudah terpasang netnya. Ia pun mengajak temannya bermain buku tangkis, namun raket dan kok-nya seolah tak terlihat.
Hal itu mengundang senyum orang-orang yang melihatnya. Dan hal itu tentu saja menarik perhatian sejumlah fotografer. Tak sampai disitu, Eep pun terlihat tidur di pangkuan seorang temannya yang lain di bangku pengadilan di lapangan tersebut.
Sidang pembacaan tuntutan direncanakan dimulai pukul 09.00 WIB, namun baru saja dimulai pukul 11.15 WIB di ruang Krisna Pengadilan Tipikor Bandung. Eep begitu santai menghadapi sidang tuntutan atas perkaranya.
(tya/ern)











































