Begitu tiba di parkiran, tiga anggota Polres Bandung keluar dari pintu depan dan samping. Mereka kemudian membuka pintu belakang tempat Asep duduk.
Asep sendiri terpaksa dibantu dikeluarkan dari mobil dan dibopong petugas ke salah satu ruangan di Mapolres Bandung. Terlihat, dua kakinya diperban karena mengalami luka tembak saat berusaha ditangkap petugas di Jakarta. Ia bahkan terlihat meringis menahan sakit bekas lukanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia hanya mengaku terpaksa membunuh karena butuh uang untuk membayar utang. "Buat bayar hutang," singkatnya.
Disinggung berapa hutangnya dan bagaimana ia melakukan pembunuhan, Asep hanya tertunduk. Ketika dipanggil pun ia tak menggubris.
"Sudah mas. Mungkin lagi tertekan," kata salah seorang polisi di ruangan.
(ors/tya)










































