"Wajar mereka kecewa tidak ditemui Pak Wali. Tapi ini kan masih dalam proses," kata Iming saat ditemui di DPRD Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Selasa (26/7/2011).
Dituturkannya, Dada punya alasan jelas tidak bisa menemui buruh. "Pak Dada kan sibuk, jadwalnya juga padat, makanya tidak bisa menemui buruh kemarin," belanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disinggung seperti apa pusat perdagangan dan jasa yang dimaksud, Iming menjawab singkat. "Di sana nanti ada pusat perkantoran, convention hall, yang jelas dalam rangka revitalisasi. Untuk pengelolaannya, nanti kerjasama antara pemerintah dan swasta," jelas Iming, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan.
Sementara itu sekitar 100 anggota FPBB hingga pukul 13.30 WIB masih bertahan di Balai Kota Bandung. Aksi kali ini merupakan lanjutan dari aksi-aksi sebelumnya.
(ors/ern)










































