FPI Jabar Bantah Lakukan Aksi Vandalisme di Maranatha

FPI Jabar Bantah Lakukan Aksi Vandalisme di Maranatha

- detikNews
Jumat, 22 Jul 2011 13:03 WIB
FPI Jabar Bantah Lakukan Aksi Vandalisme di Maranatha
Bandung - Front Pembela Islam (FPI) Jabar membantah telah melakukan aksi vandalisme di Kampus Universitas Maranatha pada Kamis siang (22/7/2011). Menurut Ketua FPI Jabar Abdul Qohar, pelaku telah mencatut nama FPI. Karenanya FPI akan turunkan tim untuk mengusut siapa pelakunya dan melaporkannya ke polisi atas tuduhan pencemaran nama baik.

"Perlu ditegaskan kami tidak tahu menahu soal Maranatha. Kami tidak pernah mendapat pengaduan apa pun soal Maranatha. Dan secara organisasi tidak ada instruksi untuk menyerang Maranatha," tegas Abdul Qohar saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Jumat (22/7/2011).

Abdul Qohar menduga kuat ada orang-orang yang mencatut nama FPI untuk membuat citra FPI buruk. "Kami tidak akan main-main, kami akan mengusut siapa pelakunya. Saya akan kirimkan tim. Kalau sudah ketemu, kita laporkan ke polisi, karena ini bisa dipidanakan. Ini pencemaran nama baik," tandas Abdul Qohar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya FPI tidak akan ikutr campur dalam masalah internal, seperti sengketa tanah. "Kecuali kami mendapatkan laporan ada pihak yang didzalimi dan ternyata setelah kami selidiki memang benar, baru kita bela," ujarnya.

Kemarin, pukul 12.00 WIB, lima belasan orang yang mengenakan sorban dan kopiah mendatangi kampus. Pihak keamanan tak menduga mereka akan berbuat vandalisme, sehingga dibiarkan masuk. Padahal setibanya di Gedung Serbaguna yang berada di tengah kampus, massa langsung mengeluarkan piloks dan mencorat coret dinding, kaca,pintu serta lantai. Inti tulisannya, minta tanah warga dikembalikan.

Massa juga meninggalkan tulisan di pintu gerbang yang bertuliskan FPI. Meski begitu, pihak kampus belum berani menyimpulkan pelaku pencoretan adalah dari FPI.

(ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini