"Terkait kejadian pencoretan di sana (Maranatha), kami sedang menyelidiki," jelas Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami saat dihubungi wartawan, Kamis (21/7/2011).
Endang belum bisa berkomentar banyak terkait kejadian tersebut, namun pihaknya mengimbau agar masyarakat bisa saling menjaga ketertiban serta keamanan dalam menyelesaikan suatu persoalan. Masyarakat pun jangan melakukan tindakan-tindakan yang menyalahi aturan hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kampus Universitas Maranatha Bandung di Jalan Surya Sumantri 'diserang' segerombolan orang tak dikenal. Sekitar 15 orang mengenakan kopiah dan sorban mencorat coret Gedung Serbaguna kampus. Isi corat coretnya meminta hak tanah warga dikembalikan.
Pantauan detikbandung, Gedung Serbaguna PA Surjadi yang berada di tengah kampus, dindingnya penuh dengan coretan piloks berwarna merah. Tak hanya dinding, lantai keramik dan kaca pun jadi sasaran. Jalanan aspal di depan gedung serbaguna pun jadi korban aksi vandalisme.
Beberapa tulisan isinya : 'Kembalikan hak warga pada kami', 'Tanah rakyat,' dan 'Ini hak warga'. Tak jauh dari gedung serbaguna, terdapat satu kaleng bekas cat piloks yang diduga digunakan pelaku.
Di depan gedung itu juga dipasang tiga patok yang diikat tali rapia, dan ada tulisan dari piloks warna kuning 'Tahap awal siap perang'. Di gerbang kampus, pelaku pun meninggalkan jejak dengan mencoretkan tulisan 'FPI' dengan cat kuning
(bbn/ern)










































