Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam dan Sapi Sulit Stabil

Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam dan Sapi Sulit Stabil

- detikNews
Kamis, 21 Jul 2011 10:28 WIB
Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam dan Sapi Sulit Stabil
Bandung - Harga daging ayam dan sapi yang dijual di pasar tradisional dipastikan bakal sulit stabil. Peternak beralasan kenaikan harga jual kepada pengecer karena biaya produksi dan transportasi yang tinggi.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Persatuan Pedagang dan Warung Tradisional (Pesat) Jabar Usep Iskandar Wijaya saat dihubungi detikbandung via ponsel, Kamis (21/7/2011).

"Dari peternak, harga ayam dan sapi sudah naik jelang puasa ini. Peternak mengaku biaya pakan ternak, ongkos pekerja serta biaya transportasi yang tinggi menyebabkan harga jual ke pengecer turut naik," ujar Usep.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, kondisi tersebut memang memberatkan pedagang atau pengecer sehingga daya beli konsumen melemah. Maka itu, sambung Usep, pedagang mengakali dengan cara menurunkan kuantitas pemesanan daging ayam dan sapi. Konsumen pun mengurangi pembelian agar tetap bisa membeli.

Kondisi saat ini di Kota Bandung, papar Usep, harga daging sapi lokal menembus Rp 60 ribu hingga Rp 62 ribu per kilo, awalnya dilego Rp 58 ribu per kilo. Harga daging ayam potong nongkrong dikisaran Rp 26 ribu hingga Rp 28 ribu per kilo. Sebelumnya harga ayam yang terjangkau konsumen berada di Rp 22 ribu per kilo.

"Melihat kondisi saat ini, bakal sulit stabil untuk harga daging sapi dan ayam. Kemungkinan ini terjadi hingga mendekati puasa hingga lebaran," terang Usep.

Berbeda dengan komuditas sayuran, menurut Usep, kondisi harga jual di pasaran saat ini relatif stabil kala menjelang puasa nanti.


(bbn/bbn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads