Bandung -
Pihak bersengketa lahan SMAK Dago melibatkan dua kelompok massa hingga berujung rusuh pada Senin petang (18/7/2011). Kisruh perebutan lahan sengketa di sekolah tersebut diduga melibatkan massa bayaran.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Jaya Subriyanto tak menampik saat dikonfirmasi wartawan soal kabar tersebut. "Ya, ada kemungkinan massa bayaran," ujar Jaya saat ditemui di SMAK Dago, Jalan Ir.H.Djuanda, Rabu (20/7/2011).
Jaya yang memantau aksi damai Forum Urang Sunda di lokasi tersebut berharap semua pihak bisa menahan diri dan tetap menjaga ketertiban serta keamanan Kota Bandung. "Mari semua warga untuk saling mendukung Bandung agar tetap kondusif," singkat Jaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senin petang mulai dari pukul 17.00 WIB hingga 18.30 WIB, Dago lumpuh. Dua kelompok massa yang bersengketa lahan SMAK Dago perang batu. Dua orang mengalami luka dan bocor kepala. Satu mobil yang berada di halaman sekolah dibakar massa. Satu mobil dirusak. Akibat kejadian ini, pengusaha FO pun merugi hingga 70 persen.
(bbn/ern)