Apalagi jika dihubungkan dengan festival layang-layang, ingatan Wiwid langsung tertuju pada tsunami yang sempat meluluhlantahkan Pangandaran.
Ditemui di warungnya yang berlokasi di sekitar Lapangan Ketapang Doyong, tempat digelarnya Pangandaran International Kite Festival, Sabtu (16/7/2011), Wiwid mulai bercerita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu jelas membekas, sebab beberapa hari pasca festival layang-layang digelar di tahun 2006 disusul bencana tsunami. "Hari minggunya festival, kamisnya ada tsunami," katanya.
Disinggung apakah trauma melihat kembali festival layang-layang, Wiwid hanya menjawab dengan senyuman.
Sementara saat kejadian tsunami, Wiwid saat itu tengah berada di rumah yang lokasinya tidak jauh dari pantai.
"Waktu itu lagi di rumah. Kalau daerah tempat tinggal saya enggak terlalu parah. Yang parah daerah lain. Alhamdulillah saya selamat" tandas Wiwi
(ors/ern)











































