"Kalau selama ini masuk Tegalega bayar, untuk tiga hari ini gratis," ujar Edi dalam konferensi pers di ruang kerjanya, Kamis (14/7/2011).
Tanpa tiket masuk, pengunjung bisa melihat 27 stand yang ada. Tidak hanya stand untuk sosialisasi pentingnya integritas, di dalamnya juga ada sekitar sembilan stand pelayanan seperti sim keliling, pembuatan akta kelahiran, hingga pembuatan paspor.
"Pelayanan itu tidak ada biaya tambahan, dan tidak ada calo. Masyarakat akan bisa melihat langsung bahwa untuk membuat dokumen-dokumen itu tidak sulit, bahkan cepat, mudah, dan murah," jelas Edi.
Ke depan, sambung Edi, masyarakat tidak menggunakan jasa calo dalam membuat dokumen-dokumen penting itu. Sebab, diurus sendiri pun sangat mudah.
"Kita juga akan terus meningkatkan pelayanan dan memperbaiki kekurangan yang ada. Tapi selama ini kami melihat pelayanan yang diberikan pemerintah sudah sangat baik," klaim Edi.
(ors/ern)











































