Penyelidikan dan penyidikan kasus pembakaran di sejumlah fasilitas kampus di Institut Teknologi Bandung (ITB) yang terjadi Februari 2011 lalu belum menemukan titik terang. Polrestabes Bandung yang menangani kasus ini mengaku kesulitan mengungkap pelaku.
"Jadi (kasus) ini kurang bukti, terutama saksi yang menguatkan," jelas Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Jaya Subriyanto.
Jaya menyampaikan hal tersebut kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Rabu (13/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang kami mencurigai sejumlah orang. Tapi 'kan tidak bisa kami tangkap, karena tidak pada saat bersamaan melakukan tindak pidana. Saat kejadian itu tidak ada bukti pendukung, artinya tidak ada saksi yang melihat pelakunya si a atau b atau c, gitu lho," singkat Jaya.
Kampus ITB, Jalan Ganeca, Kota Bandung, dihebohkan dengan kabar tergantungnya kepala babi di dekat kolam Indonesia tenggelam yang berada di tengah-tengah kampus, Rabu (16/2/2011). Foto kepala babi yang dalam kondisi sudah terpanggang itu ramai di twitter ITB dan juga forum diskusi Kaskus. Tak hanya itu ada juga foto toilet yang terbakar.
Ada empat titik yang diketahui terbakar yaitu Labtek V lantai 2 depan Lift, Labtek VIII di toilet lantai 1, belakang comlabs dekat saluran AC dan kamar mandi TVST. Sementara pembakaran terjadi pula di sejumlah tong sampah. Kabar itu kontan membuat heboh lingkungan ITB. Bahkan foto-foto tempat terbakar itu beredar di dunia maya.
(bbp/ern)











































