Fraksi Demokrat (FD) dalam pandangan umumnya yang dibacakan Didin Supriadin menyampaikan, SiLPA tahun 2010 sebesar Rp 2,449 triliun tidak mungkin hasil efisiensi karena efisiensi yg mencapai 25 persen pastilah menyisakan banyak persoalan.
"Ada kecendurungan SiLPA ada hubungannya dengan masalah SDM atau ketidakmampuan birokrasi dalam mengimplelemntasikan atau terdapat kesalahan pada perencanaan," ujar Didin saat membacakan pandangan umumnya pada sidang paripurna kemarin, Senin (11/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan peningkatan cukup besar itu ini menunjukan kinerja pemprov lebih rendah dibanding tahun 2009 yang SiLPAnya sebesar Rp1,81 triliun," tutur ketua Fraksi PPP Yusuf Puadz yang membacakan pandangan umumnya.
Sementara itu sebelumnya F-PDIP mempertanyakan soal dana SiLPA sebesar Rp 1,5 triliun yang didepositokan oleh Pemprov Jabar di Bank Jabar.
(ern/ern)










































