Pesat Jabar Desak Pemerintah Investigasi Kenaikan Harga Sembako

Pesat Jabar Desak Pemerintah Investigasi Kenaikan Harga Sembako

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 08 Jul 2011 13:11 WIB
Bandung - Persatuan Pedagang dan Warung Tradisional (Pesat) Jabar mendesak pemerintah daerah untuk turun tangan mengatasi kenaikan harga sembako yang tidak relevan menjelang puasa ini. Bahkan, para pedagang meminta pemerintah melakukan investigasi.

"Selama lima tahun terakhir selalu saja begini, apalagi jelang puasa. Itu yang menjadi pertanyaan kami. Pemerintah seperti tidak sanggup menyelesaikan persoalan kenaikan harga yang memberatkan pedagang dan konsumen. Pemerintah juga seolah tak mampu menindak para spekulan," ujar Ketua Pesat Jabar Usep Iskandar Wijaya.

Usep mengatakan hal tersebut saat ditemui di kantor Dinas Peternakan Jabar, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Jumat (8/7/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah dua pekan ini laju harga sembako di pasar tradisonal yang berada di Jabar atau khususnya Kota Bandung, sudah tidak relevan. Instansi terkait harusnya cepat antisipasi dan segera investigasi ke lapangan. Pokoknya harus ada solusi terbaik," papar Usep yang bersama Pesat Jabar siap dilibatkan atau kerjasama dengan pemerintah.

Ia menjelaskan, kenaikan harga sembako ini merupakan hasil reka para spekulan. Maka itu, jelas Usep, pemerintah mesti juga menindak spekulan-spekulan nakal. Usep menilai ada dua momen yang dimanfaatkan spekulan, yakni jelang puasa dan isu kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

Akibat kenaikan harga sembako yang tak normal tersebut, tutur Usep, para aktivitas pedagang di pasar tradisional menjadi tersendat. "Kondisi saat ini pedagang stagnan. Pedagang lebih baik diam dulu daripada hancur atau merugi," jelas Usep.

(bbp/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads