Sekitar sepuluh orang dari pengurus wilayah Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMII), yang merupakan underbow PPP, berunjukrasa di pintu masuk Hotel Panghegar, tempat digelarnya Muktamar ke-VII PPP.
Dalam aksinya mereka membawa sebuah bendera organisasi satu buah dan membacakan tuntutan mereka. Koordinator aksi PW GMII se-Indoensia Tatang Suhara menyatakan perjalanan PPP selama 5 tahun ke belakang ini tak menunjukkan kemajuan berarti dan cenderung menurun drastis.
Dia mencontohkan soal kaderisasi partai yang mandeg. "Selain itu politik transaksional yang dipertontonkan saat pemilu 2009 dan mekanisme partai juga tidak dijalankan. Ini membuat PPP semakin tidak terarah dan ditinggal kadernya," katanya dalam aksinya di Hotel Panghegar, Senin (4/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tatang menegaskan pihaknya menuntut agar tak melibatkan TNI dalam pengamanan area muktamar. "Kami juga meminta hentikan semua intimidasi kepada seluruh peserta muktamar," tegasnya.
Tuntutan terakhir, kata Tatang, meminta semua DPW dan DPC memilih ketua umum yang berintegritas tinggi, komitmen tinggi dan respon terhadapn sayap partai. "Kami juga menolak money politics," tandasnya.
(bbp/ern)











































