Suryadharma Ali: PPP Harus Berjaya Lagi Seperti Saat Orba

Suryadharma Ali: PPP Harus Berjaya Lagi Seperti Saat Orba

Baban Gandapurnama - detikNews
Sabtu, 02 Jul 2011 08:47 WIB
Suryadharma Ali: PPP Harus Berjaya Lagi Seperti Saat Orba
Bandung -

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali berharap partai berlambang kabah ini bisa kembali berjaya seperti masa orde baru (orba) lalu. Pulau Jawa bakal menjadi target PPP guna mendulang suara pada pemilu nanti.

Hal tersebut diungkapkan Suryadharma saat memberi sambutan dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 Alim Ulama Majelis Syariah DPP PPP di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Jumat malam (1/7/2011).

"Kita harus merebut kembali kejayaan. Dengan bersatu para ulama, kami bisa bergairah kembali sepeti masa orba," kata Menteri Agama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengakui PPP mengalami perubahan drastis pada era reformasi. Suara dan kursi partai dianggap mengalami penurunan baik tingkat nasional dan daerah.

"Ini ironis," cetus Suryadharma.

"Tapi kenapa kita terus terusan menurun, ini pertanyaan yang sangat menggoda. Salah satu sebab, mungkin ulama tak menyatu dalam PPP," tambahnya lagi.

Di hadapan ratusan hadirin yang mengenakan jas hijau, Suryadharma menyampaikan keinginan mengincar Jawa untuk mendongkrak suara saat pemilu nanti. Dari sekitar 237,6 juta warga Indonesia, sambung dia, penduduk di pulau mencapai 120 juta orang.

"Pulau Jawa harus jadi lumbung suara PPP. Saya ingin Jatim merebut kursi yang hilang. Begitupun Jateng, Jabar, Yogyakarta dan Jakarta," tegasnya yang disambut riuh tepuk tangan penguru dan kader PPP.

Namun begitu, Suryadharma menyadari guna menggapai lagi kejayaan itu tidak mungkin tanpa peran ulama dan kyai. Ia menyatakan, ulama diharapkan dapat berperan menyegarkan kembali mengenai Islam sebagai azas pembangunan.

"PPP harus bisa menjadi benteng dari berbagai arus perubahan yang merugikan masyarakat. Saya mengajak ulama kembali ke PPP," ucap Suryadharma sembari mengajak seluruh pengurus dan kadernya merawat partai beridiologi Islam ini.

(bbp/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads