"Sekarang dia kan ledakkan ATM yang enggak ada orangnya. Tujuannya (pelaku) hanya ingin eksis, tapi tidak ingin ada korban. Tidak menutup kemungkinan pelakunya newcomers," kata Wawan.
Hal itu dikemukakan Wawan kepada wartawan usai jadi pembicara dalam diskusi nasional 'Pengaruh Terorisme Dalam Media Massa' di Aula Kampus Unisba, Jalan Tamansari, Kamis (30/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika selama ini teror bom mimbulkan korban jiwa, kali ini tidak. "Selama ini (teror dari kelompok lain yang menimbulkan korban) tidak menimbulkan empati dari masyarakat. Itu yang mereka hindari," katanya.
Kelompok pendatang baru itu, sambung Wawan, melakukan aksi teror diduga karena punya rasa solidaritas terhadap sesama pelaku teror. "Pelaku ini merasa senasib, ada satu sikap primordial, mereka merasa (teroris lain) sama-sama rekan seperjuangan," pungkasnya.
(ors/ern)










































