Padahal dalam kondisi normal tanpa macet, waktu tempuhnya bisa lebih dari itu. Apalagi saat macet mendera pada akhir pekan, bisa-bisa 1 jam lamanya baru sampai ke PvJ.
Presiden Direktur PT Aditia Dharma Putra, Sandjaya Susilo mengatakan jarak Pasteur ke Mal PvJ mencapai 4,5 km. Namun dengan kereta gantung, jaraknya jadi lebih singkat yaitu hanya 1,4 km saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya ada 80 kabin kereta gantung yang beroperasi dimana jarak antar kabin dan kecepatan tempuh pun bisa diatur. "Dari stasiun Pasteur ke stasiun PvJ diperkirakan akan ditempuh dalam 12 menit," katanya. Kapasitas satu kabin yaitu sekitar 8 orang.
Kereta gantung ini diyakini bisa memanjakan para wisatawan. Para pelancong yang baru saja keluar dari Tol Pasteur, tak perlu menempuh waktu lama dan terjebak kemacetan untuk ke Mal PvJ ataupun menuju kawasan Dago (turun di Sabuga-red).
"Wisawatan yang bawa mobil bisa memarkirkan kendaraannya di stasiun Pasteur yang lokasinya 300 meter dari pintu tol Pasteur. Di sana ada lahan seluas 2 hektare. Itu loh di Cipaganti," katanya.
Rencananya pembangunan kereta gantung ini akan dimulai setelah proses perizinan selesai, yang diperkirakan pada akan beres akhir tahun ini. Jika itu terlaksana, maka pembangunan kereta gantung diperkirakan akan selesai pada akhir 2012.
(tya/ern)










































