Ketua Umum Badan Koordinasi HMI Jabar Dani Daniel Muchlis menyatakan pada 2011 ini merupakan momentum penting bagi masyarakat Jabar untuk mengevaluasi pemerintahan HaDe.
"Saat ini angka pengangguran mengalami peningkatan, gizi buruk, kriminalitas, tak meratanya pembangunan, pendidikan, kesehatan dan ekonomi daerah," ujar Dani saat sela unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (27/6/2011)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini tidak mendapat perhatian dari HaDe yang notabene TKW itu adalah rakyat Jabar yang harus mendapat perlindungan dari pemimpinya," ujarnya.
Dani menambahkan, banyaknya tenaga kerja yang dikirim ke luar Jabar membuktikan 1 juta lapangan kerja yang diusung HaDe selama ini tak terealisasi
Pedemo dalam aksi tersebut mengusung 'Titah Jabar Kepada HaDe' yang merupakan kependekan dari Tiga Tuntutan HMI Jabar Kepada Heryawan dan Dede Yusuf.
Tiga tuntutan itu yakni, Realisasikan janji-janji politik Gubernur dan Wakil Gubernur kepada masyarakat Jabar, Transparansikan Anggaran dan Penegakan Supremasi Hukum.
"Jika tidka, tuntutan ketiga kami yaitu meminta Heryawan dan Dede Yusuf turun dari jabatannya," jelas Dani.
Aksi unjuk rasa ini mendapat penjagaan dari ratusan polisi. Sementara arus lalu lintas di Jalan Diponegoro tidak terhambat dengan demo itu.
(bbp/ern)











































