Kejadian berawal ketika Daris sedang nongkrong bersama sepupunya Andri (30) di depan kedai Bakso Semar. Kemudian dua lelaki tidak dikenal menghampiri mereka.
"Datang dua laki-laki, terus mereka langsung ngomong 'ngilu siah!' (ayo ikut-red)," tutur Andri kepada wartawan saat ditemui di lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pas berantem itu, ada seorang yang mengeluarkan pisau lalu menusuk tubuh Daris tiga kali. Habis menusuk, mereka lari ke arah perempatan di bawah Jembatan Pasupati," katanya.
Melihat saudaranya terluka, Andri kemudian segera meminta pertolongan dengan berlari ke rumahnya yang tak jauh dari lokasi kejadian. Bersama saudaranya yang lain, Daris pun dilarikan ke RS Hasan Sadikin. Namun karena parahnya luka yang dialami, Daris pun tak bisa diselamatkan.
Ditemui di lokasi kejadian, Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Tubagus Ade Hidayat mengatakan, akan menyelidiki kasus penusukan ini. Sejumlah saksi pun akan dimintai keterangannya.
"Sampai saat ini kami masih mengumpulkan keterangan saksi. Kita akan menelusuri masalah ini. Apakah ada unsur dendam atau tidak, akan kita selidiki," tuturnya.
Di lokasi kejadian, anggota tim identifikasi Polrestabes Bandung menemukan sebuah pisau yang diduga digunakan oleh pelaku untuk menusuk korban. Namun anehnya, tidak ditemukan bercak darah di pisau tersebut.
(tya/tya)











































