Diprotes Ortu Calon Siswa, Kepsek SMP 7 Siap Blak-blakan

Diprotes Ortu Calon Siswa, Kepsek SMP 7 Siap Blak-blakan

- detikNews
Jumat, 24 Jun 2011 15:15 WIB
Bandung - Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Bandung Nandi S menyatakan siap menjelaskan mekanisme penerimaan siswa baru jalur prestasi pada orang tua siswa yang protes atas hasil pengumuman siswa yang lulus. Sabtu (25/6/2011) besok, akan dilakukan pertemuan dengan para orang tua siswa yang meminta klarifikasi.

Nandi mengatakan, setiap tahun memang selalu ada orang tua dari calon siswa jalur prestasi yang merasa tidak puas dengan hasil pengumuman.

"Setiap tahun selalu begini. Saya juga kan tidak bisa memuaskan semua orang. Penilaian sudah dilakukan sesuai dengan ketentuan," ujar Nandi saat ditemui di SMPN 7 Bandung, Jalan Ambon, Jumat (24/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, proses pengumuman pun dilakukan sama dengan tahun-tahun sebelumnya dan memang tidak melampirkan daftar siswa yang diterima dan tidak diterima.

"Pola pengumumannya ya memang hanya surat pemberitahuan yang dikirimkan ke rumah," katanya.

Nandi menyatakan siap memberikan penjelasan terkait proses penerimaan siswa baru jalur prestasi yang menimbulkan kekecewaan bagi sebagian orang tua siswa.
Sebanyak 87 calon siswa bersaing untuk memperebutkan 26 kuota. Nandi menyebut, sejauh ini hanya ada 6 orang tua siswa yang mempertanyakan hasil pengumuman.

"Datanya yang masuk sih hanya ada 6 siswa," katanya.

Pertemuan akan dilakukan Sabtu, dengan menghadirkan panitia penerimaan siswa baru serta tim penilaian. "Dalam kapasitas saya sebagai pimpinan sekolah, besok saya akan menjelaskan dan klarifikasi. Apa yang ditanyakan akan saya jawab," katanya.

Belasan orangtua calon siswa yang tidak puas dengan hasil pengumuman penerimaan siswa baru jalur prestasi mendatangi SMP Negeri 7, Jalan Ambon, Jumat (24/6/2011). Mereka mempertanyakan kriteria siswa berprestasi yang diterima dan meminta pihak sekolah membuka secara transparan, siapa saja yang diterima dan penilaiannya.

(tya/ern)


Berita Terkait